Logo Cengkok FC

Kategori │News Sport

PSC (Persatuan Sepak Bola Cengkok)


Sebutan lain Cengkok Fc adalah club sepak bola
kebanggan kecamatan Wanasalam,
yang Bertempat di kp. Cengkok Desa Katapang Kecamatan Wanasalam kab. Lebak-Banten




  •  

    Logo PSC (Persa…

    Kategori │News Sport

    Logo PSC (Persatuan Sepak Bola Cengkok)




  •  

    Meski Tumbang Cengkok FC Tetap Jaga Sportifitas Pairplay Diajang VBS

    Kategori │News Sport



    Pertandingan sepak bola ajang bergengsi turnamen Viking Banten Selatan (VBS) putaran empat-16 besar Cengkok FC harus tumbang 6-1 dikaki PSPM, Minggu 25 februari 2017 Stadion Sukatani Kec.Wanasalam Kab.lebak-Banten.

    kali ini sekuat PSPM selaku tuan rumah menurunkan dua pemain luar Negri dari Negara Nigeria, "kami melihat di pertandingan sebelumnya team Cengkok FC sangat tangguh meskipun pemainnya masih terbilang sangat muda hingga kami harus menurunkan pemain dari luar Negri, ungkap official team PSPM.



    Iton Setiawan selaku official team Cengkok FC "saya tetap lebih memilih pemain lokal demi mengembangkan potensi anak muda daerah sendiri, karena saya optimis Cengkok FC bisa di perhitungkan diatas rumput hijau" ujarnya

    Ditambahkan oleh manager Cengkok FC Dede lutfi " Siapapun lawan di lapangan kami akan bantai, karena saya optimis Cengkok FC akan menang dengan kekuatan anak muda lokal, ungkapnya dengan nada semangat.



    Kick off babak pertaman dimulai Pada laga grup B ini kedua team bertanding sangat memukau ditambah dengan pemandangan pemain PSPM ada yang berkulit hitam diturunkan dari luar negri. 1 Gol dicetak Doer yang memanfaatkan asis manja dari Dadan, seranga balasan tak terbendug hinggal 3 gol dicetak pemain asing ke gawang Cengkok FC secara bertubi-tubi score 3-1 dibabak pertama.



    Kick off babak dua dimulai, 3 gol bertabah yang dipersembahkan oleh kaki pemain asing asal nigeria score 6-1 hingga peluit akhir pertandingan babak kedua dibunyikan, pertandingan dimenangkan oleh team PSPM selaku tuan rumah.

    Beberapa ungkapan dari pemain Sepak bola Cengkok FC usai pertandingan, yang sempat kami wawancara.

    Dalam sebuah kompetisi menang dan kalah adalah hal yang biasa, menjungjung tinggi sportifitas dan permainan yang indah adalah mahkota yang kami persembahkan kepada suporter, ungkap Leboy sang kapten team cengkok FC.

    Lanjut hikam, meskipun kalah ini bukan titik akhir dalam persepakbolaan Cengkok FC, tetap semangat, ungkapnya,

    Lanjut Riki kepada seluruh supporter yang telah menudukung dan mendoakan cengkok FC, kami mohon maaf tidak bisa memberikan sesuai harapan teman-teman, setidaknya kami bisa memberikan permainan yang sportif, ini akan menjadi pelajaran berharga buat kami, jangan patah semangat untuk Cengkok FC.

    Meski tak lolos diputaran lima-8 besar ajang bergengsi turnamen Viking Banten Selatan (VBS) supporter Cengkok FC merasa puas dengan penampilan team kesayangannya di lapangan hijau.


    Wanasalam, 25 Februari 2018


  •  

    Turnamen VBS Cengkok FC Raih Kemenangan 1-0 VS Pagelaran FC

    Kategori │News Sport



    Pertandingan big match sepak bola antara Cengkok FC VS Pagelaran FC
    Pada ajang akbar open turnamen Viking Banten Selatan (VBS) yang di ikuti 160 klub sepak bola se-Banten Selatan.

    Kali ini sangatlah meriah, antusiasme para pencinta bola sangat tinggi sehingga jumlah suporter membludak dilapangan sepak bola Desa Sukatani Kec.Wanasalam Kab.Lebak- Banten, sabtu (17/02/2018).

    "Konsentrasi, kerjasama team dan kerja keras adalah salah satu modal untuk memperbesar peluang lolos ke putaran 16 besar dan saya optimis team kami akan menang pada pertandingan ini dengan mencetak gol gol cantik" ungkap setiawan selaku official team dari cengkok FC.

    Sementara itu official team dari pagelaran FC lebih memperkuat pertahanan dan kecepatan serangan dalam memanfaatkan peluang, kami yakin pertandingan hari ini bisa membuat suporter bangga dengan meraih kemenangan, ujarnya.



    Kick off babak pertaman dimulai Pada laga grup B ini kedua team bertanding sangat sengit dengan saling serang kubu pertahanan lawan dengan menunjukan kerja sama team dan skill individualisme yang sangat memukau hingga tepuk tangan dan teriakan suporter membawa kedua team mendapatkan suntikan semangat baru.



    Gol di cetak dibabak pertama di menit ke-25 buah hasil dari tendangan bebas kapten team cengkok FC "leboy" yang mengenai mistar gawang dan peluang itu di manfaatkan oleh sarbini selaku pencetak gol, score 1-0 dibabak pertama dan score tidak berubah hingga peluit akhir pertandingan babak kedua dibunyikan.

    Pertandingan dimenangkan oleh team Cengkok FC dan lolos ke putaran empat-16 besar laga group B yang akan bertemu dengan team PSPM pada tanggal 25 februari 2018 selaku tuan rumah.


    Wanasalam, 17/02/2018


  •  

    Tanah Kelahiran Memanggilku dengan Senyuman Rindu dan Harapan

    Kategori │Kisah Inspiratif

    Wisuda Kmpus Pelita Bangsa
    Karya Iton Setiawan, S.E.
    Catatan untuk pemuda generasi bangsa..

    Potensi Indonesia dikenal sebagai negara agraris membuat mahasiswa hari ini tak terbuai karena fikirannya sudah terkonstruk oleh rayuan globalisasi yang hanya menyungguhkan sifat konsumtif dan meninggalkan produktifitas,

    lowongan kerja di perkotaan menjadi satu-satunya peluang mereka setelah lulus kuliah, bekerja memakai dasi dengan sambutan selamat dan tepuk tangan dari temen-teman terdekatnya adalah misi mereka setelah lulus kuliah menjadi sarjana,

    saya khawatir, sahabat lupa dimana dulu kita dilahirkan, sahabat ayoo banguuuun.. banguuun dari perbudakan yang hanya membuat kita semakin mengejar duniawi tanpa kontribusi, sahabat mari kita tundukan kepala dan rendahkan hati kita kampung halaman yang dulu banyak kisah sedih, tawa, bahagia dan banyak belajar dengan alam, sekarang kampung halaman rindu menunggu karya kita setelah lulus kuliah menyandang gelar sarjana,

    Lantas jika kita semua merantau ke kota lain untuk bekerja,bekerja dan bekerja, lalu siapa yang akan mengembangkan kampung halamanmu setelah lulus kuliah menjadi sarjana ?

    ego entris, apatis dan gengsi menjadi sahabat sejati para mahasiswa tipikel hedonis, tridarma perguruan tinggi, peran dan fungsi serta tanggung jawab sosial hanya dianggap mitos belaka, sungguh ironi padahal ketika tali toga ini dipindahkan ke sebelah kanan meskipun simbolis tapi begitu sakral dan penuh makna disitu tanggung jawab yang ada dipundak semakin berat sahabat karena sejatinya mahasiswa adalah motor penggerak perubahan dan aset harapan bangsa,

    saya sedikit bercerita, ditengah sunyi nya malam saya bermimpi ditampar tanah kelahiran mereka terlihat sedih dengan segumpal rindu dan harapan entah apa pesan yang tersirat di dalam mimpi itu,

    Indahnya Kampung Halaman

    Mungkin ini pertanda panggilan bagi para pemuda/i yang belajar jauh diluar kota sudah saatnya pulang ke desa tempat dimana kita dilahirkan, tidak dengan tangan kosong, namun dengan hal kecil yang akan membawa sedikit senyum dan perubahan untuk tanah kelahiranku dan tepat tanggal 28 desember 2017 saya mengajukan resign dari perusahaan dimana saya dulu bekerja, belajar mandiri untuk membiayai kuliah,

    khazakhasanah pengetahuan dan
    cakrawala pemikiran yang saya dapat dari bangku perkuliahan selama 4 tahun dikampus tercinta Pelita Bangsa telah menjadikan saya dewasa untuk terus semangat belajar, rendah hati, selalu bersikap objektif dalam menilai hal-hal yang sedang terjadi, serta membawa saya harus keluar dari zona nyaman, membentuk karakter untuk menjadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat,

    Rindu kampung halaman sudah didepan mata saya tidak menutup mata, pengalaman dan penghasilan adalah dua hal utama yang tidak bisa kita hindari tapi ingat sahabat kematian, hidup dan rezeki sudah diatur oleh Allah Swt kenapa kita harus takut pulang kedesa untuk berkontribusi.? apakah sahabat gengsi datang ke desa dengan aktifitas yang membuat pakaian kotor-kotoran.?
    Sawah desa Yang Luas
    Sedangkan sumber daya alam di desa yang kaya melimpah ruah, potensi agraris jangan sampai direbut dari masyarakat pribumi yang hanya menjadi market bagi orang-orang berduit mereka hanyalah memanfaatkan sumber daya alamnya saja sedangkan masyarakat pribumi semuanya serba beli,"

    Setiap pilihan dalam kehidupan memang ada resikonya masing-masing, dengan ilmu sedikit yang saya dapat dan relasi dengan dinas terkait, insyaAllah saya akan istiqomah bersama para pemuda dan masyarakat membangun desa, semoga sahabat terketuk hatinya jangan pernah malu menjadi anak desa justru kita harus bangga, Allah memberikan kekayaan sumber daya alam yang begitu luas dan indah untuk kita rawat keindahannya

    dan tak lupa saya ucapkan terimakasih banyak kepada keluarga besar STAI Pelita Bangsa program studi Ekonomi Syariah, para dosen STAI yang penuh ikhlas dan kasih sayang mendidik kami selamat 4 tahun kuliah tanpa lelah sampai kami menyandang gelar sarjana, semoga ilmu yang kami dapat bermanfaat dan menjadi pelita untuk Indonesia melalui pengembangan dan kemajuan desa.



    Cikarang, 02 Desember 2017


  •  

    Meriahnya Wisuda Angkatan XXV Kampus Pelita Bangsa Diwarnai Suasana Seru dan Haru

    Kategori │News Campus

    Guru Besar Wisudawan & Wisudawati ke XXV Kampus Pelita Bangsa

    Wisuda angkatan XXV kampus Pelita Bangsa merajuk tema "Memperkuat Jati Diri Generasi Unggul di Era Globalisasi bagi NKRI Jaya”. Meriahnya acara wisuda Kampus Megah Pelita Bangsa angkatan XXV karena dihadiri tamu undangan VIP Mentri kabinet Jokowi diantaranya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bpk. H. Tjahjo Kumolo, SH. Staff Khusus Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Bpk. Dr. KH. Abdul Wahid Maktub. Bupati Purwakarta yaitu Bpk. H. Dedi Mulyadi, SH. Bupati Bekasi yang diwakili oleh staffnya dan para Profesor dari Malaysia dari Asia-e-University (AEU) yaitu diantaranya Prof. Dr. Juhary Haji Ali, Prof. Datuk Dr. Yahya bin Ibrahim, dan Prof. Dr. Mohd Zambri bin Jaafar, di Cikarang, rabu (15/11/2017)

    Kurang lebih wisudawan dan wisudawati sebanyak 1223 dari berbagai program studi diantaranya dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Program Studi Manajemen dan Akuntansi, Sekolah Tinggi Teknik (STT) Program Studi Informatika, Arsitektur dan Lingkungan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Program Studi Ekonomi Syariah.

    Sambutan Pembina Yayasan Bpk. Ir.H. Muhamad Mardiana, MM.

    Pembina Yayasan Pelita Bangsa,
    Bpk. Ir. H. Mardiayana, MM. mengatakan "sebagai lulusan Universitas Pelita Bangsa yang merupakan aktor intelektual pendidikan, diharapkan mampu bersaing ditengah-tengah masyarakat" ditegaskan pula dalam sambutannya “Saya berharap lulusan Pelita Bangsa mampu bersaing sehat ditengah-tengah masyarakat sebagai aktor intelektual pendidikan. Seiring dengan majunya teknologi, kita harus bisa lebih kreatif dan bisa menjadi andalan untuk diri sendiri, keluarga dan Negara,” ungkapnya, Ia menambahkan, hal yang paling menonjol dari Universitas Pelita Bangsa adalah karena bisa kuliah sambil bekerja. Selain itu, Universitas Pelita Bangsa juga memiliki program unggulan Kewirausahawan.

    Sambutan Bpk. H. Dedi Mulyadi, SH. (Bupati Purwakarta)

    Lanjut sambutan Bupati Purwakarta, Bpk. H. Dedi Mulyadi, SH. Mengawali sambutannya dengan kata khasnya "sampurasun" dan disambut tepuk tangan yang meriah oleh wisudawan, dalam sambutannya "saya mengajak untuk terus membangun bangsa ini dari tangan karya-karya lulusan Pelita Bangsa, karena Pelita adalah penerang dan bangsa adalah tempat dimana kita tinggal hari ini dan semangat yang tinggi sebagai Ciri Kampus Pelita Bangsa, ujarnya,

    Sambutan Bpk. H. Tjahjo Kumolo, SH. (MENDAGRI)

    Lanjut sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bpk. H. Tjahjo Kumolo, SH, memaparkan bagaimana program kerja nyata yang harus diutamakan demi nusa dan bangsa.
    “Mahasiswa saat ini harus aktif memprogramkan nawacita untuk Negara kita ini. Tugas anda-anda belum selesai, setelah wisuda ini, anda semua dihadapkan pada tuntutan nyata. Gunakan bekal pengetahuan anda untuk mencerdaskan bangsa.” ujar Menteri Tjahyo Kumolo.
    Jika lengah, lanjutnya, maka bangsa ini akan kalah menghadapi perkembangan dan perubahan dunia yang bergerak begitu cepat. Tapi, jika bangsa ini tekun dan waspada, maka bakal menjadi bangsa pemenang. Pemerintah tentu punya tanggung jawab besar mewujudkan itu. Apalagi mencerdaskan bangsa, adalah perintah konstitusi, yang tentu wajib dilaksanakan.
    Menurut Tjahjo, generasi unggul adalah generasi yang cerdas. Generasi yang memiliki jati diri, kemandirian, ketangguhan. Generasi unggul juga adalah generasi yang memiliki cinta kasih, menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan nilai-nilai kemanusiaan.



  •  

    Terimakasih Ibu dan Ayah

    Kategori │Puisi

    Ayah Dan Ibu

    Matahari yang diselimuti awan tebal tak membuat ku gelap dalam pandang
    aku masih mempunyai matahari kedua
    yaitu ayah dan ibu, yang bisa menerangkan susana hati,
    matahariku yang jauh disana
    meluangkan waktu ingin melihat anaknya memakai toga,
    My Family
    Satu satu nya hal yang aku miliki yang paling berharga
    dalam hidup ini adalah kedua orang tua
    Tanpa kalian aku tak mungkin ada di sini, memakai toga.
    Terimakasih ayah dan ibu yang telah menjadikan aku sempurna
    Dalam sujudmu selalu kau ucap namaku
    Tanpa kalian hidup ku terasa hampa
    Terima kasih atas doa dan warna yang telah engkau kibarkan dalam hidup ku
    Terima kasih atas jasa jasa yang kalian berikan untuk aku
    Meski tak akan terbalas jasamu dalam hidupku
    Terima kasih atas pengorbanan dan perjuangan kalian untuk ku
    Terima kasih telah melahirkan aku kedunia ini
    Wisuda Pelita Bangsa
    Terimakasih telah mengizinkan aku untuk menjadikan bagian dalam hidup kalian,
    Adik dan kakaku adalah bulan yang selalu membuat ku indah dalam memandang kehidupan,
    Terimkasih atas motivasi yang selalu kalian berikan,
    Maafkan anakmu ini belum bisa membuat kalian bangga
    Aku rindu senyum indah kalian,




  •  

    Pelantikan BEM STAI Pelita Bangsa Harapkan Solidaritas dan Sinergitas Antar BEM Fakultas

    Kategori │Mahasiswa

    Pelantikan BEM STAI Pelita Bangsa Harapkan Solidaritas Dan Sinergitas Antar BEM Fakultas

    Prosesi MPM melantik Presiden dan Sekjen BEM STAI

    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) selengarakan Pelantikan presiden dan sekretaris jendral BEM STAI Pelita Bangsa yang dilantik oleh Majlis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) STAI Pelita Bangsa dengan mengusung tema “ Estapet Kepemimpinan, Meraih Kemaslahatan dan Kejayaan, acara ini dihadiri oleh Ketua STAI Pelita Bangsa, Dosen STAI, Majlis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Elememen Organisasi Intra Kampus Pelita Bangsa BEM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) BEM Sekolah Tinggi Teknik (STT) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi ektranal kampus, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PK Pelita Bangsa, bertempat di lantai 2 ruang 227 Kampus Pelita Bangsa, sabtu,04 November 2017

    Sambutan pertama di buka oleh ketua MPM Ismamudi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para undangan yang sudah meluangkan waktu untuk hadir dan ucapan selamat kepada presiden dan skejen BEM STAI Pelita Bangsa,

    "Saya berpesan sinergi menjadi kunci untuk kemajuan suatu bangsa, kompetisi boleh, tapi harus dalam sinergi yang saling mendukung dan mebangun bukan saling menjatuhkan", ujarnya.
    Sambutan Ketua STAI

    Lanjut sambutannya ketua STAI Pelita Bangsa H. Ali Nur Ahmad Bsc., Msc. Menyampaikan ‘’ saya mengucapkan selamat kepada yang terpilih M. Alfa  Robbih sebagai presiden dan Taufik Nurdin sebagai sekretaris jendral BEM STAI pelita Bangsa masa amanah 2017/2018

    "Saya menegaskan bahwa pelantikan ini dimaksudkan untuk melatih mahasiwa dalam proses belajar sistem ketatanegaraan yang baik dan benar serta peran fungsi mahasiswa jangan sampai dilupakan seperti pendidikan, penelitan dan kontribusi di masyarakat,

    Mahasiswa yang berkecimpung di organisasi mempunyai kelebihan yaitu tidak akan terlihat kekurangannya karena mempunyai wadah/organiasi yang bisa mendorong karakter kedewasaan saling menjaga dan mensuport satu sama lain.

    maka sinergitas antara BEM baik di kepengurusan maupun fakultas harus semakin solid BEM STT, BEM STIE dan BEM STAI, pesan sayaKepada kepengurusan BEM baru, jaga amanah ini lalu jalankan amanah kepengurusan sesuai dengan tugas dan fungsinya agar estapet kepemimpinan, Meraih Kemaslahatan dan Kejayaan sesuai tema diatas ungkapnya, ditutup dengan salam dan takbir 3x Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar..

    Orasi Preiden BEM STAI

    setelah dilantik pembacaan sumpah jabatan dan serah terima jabatan presiden BEM saudari Levina masa amanah 2016-2017 digantikan presiden BEM yang baru saudra M. Alfa  Robbih masa amanah 2017-2018 memaparkan visi dan misi serta orasinya, semua orang adalah pemimpin dan jabatan hanyalah titipan amanah ini sangat luar biasa besar, Insallah saya akan istiqomah dan berjuang bersama orang-orang yang luar biasa yaitu kalian mahasiswa STAI, Kita Bisa Pasti Bisa.. Ungkapnya..



    Cikarang, 04 november 2017


  •  

    GERAKAN MAHASISWA WANASALAM ( GEMAWA) SELENGARAKAN DIALOG PUBIK

    Kategori │Seminar

    GERAKAN MAHASISWA WANASALAM ( GEMAWA) SELENGARAKAN DIALOG PUBIK


    Gerakan Mahasiswa Wanasalam (GEMAWA) bekerja sama Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) selenggarakan Dialog publik kepemudaan dengan tema “Peran Pemuda Dalam Penguatan Sumberdaya Melalui Optimalisasi Potensi Lokal”, bertempat di aula kantor kecamatan wanasalam - Senin 25/09/17

    Aula Kecamatan Wanasalam

    Peserta dialog publik ini diikuti oleh Para mahasiswa, Pemerintah Desa, Organiasi Masyarakat, Siswa SLTA/SMA se Kecamatan Wanasalam,

    Dialog publik perdana yang diselenggarakan oleh GEMAWA ini sangat meriah karena menghadirkan narasumber spektakuler diantaranya
    Ade Hidayat Anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Supriyatna kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jannah Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Agus Aan Hermawan Ketua Progran Studi Ilmu Pemerintahan STISIP Setiabudhi Rangkasbitung, Direktur Rumah Buku Suwaib Amiruddin Foundation (SAF).

    Acara ini diselenggarakan bertetapan dengan hari Tani Nasional 24/09, mengingat potensi lakal yang ada di wanasalam 80 persennya sektor agraria maka perlu adanya motorik SDM yang dibagung oleh para pemuda untuk membangun daerahnya melaui pendidikan dan pelatihan.

    Dialog publik ini dibuka oleh ketua Gemawa menyampikan potensi lokal yang ada diwanasalam yaitu pertanian dan perikanan yang perlu dikembangkan, terdapat hal lain yang perlu dioptimalkan yaitu masyarakat lokal sendiri harus menggali potensinya melalui pendidikan, juga kreatifitas. Oleh karena itu perlu ada pengarahan yang cukup serius pada generasi muda agar mau mengembangkan wilayahnya"ungkapnya,.

    Camat Wanasalam H. Karnaen, sangat mengapresiasi Gemawa yang kerjasama dengan SAF karena berhasil menyelenggarakan dialog publik ini” menurutnya kegiatan seperti ini masih sangat kurang diminati Pemuda dan pelajar di Wanasalam perlu disuntik semangatnya dan diberikan motivasi agar mau mengangkat daerahnya ini" ujarnya,

    Ade Hidayat (Anggota DPRD Provinsi Banten) menghimbau kepada Pemuda Wanassalam agar serius untuk menggapai cita-citanya. Terutama ia menjabarkan pentingnya penggalian potensi lokal dari segi pendidikan, karena hanya dengan pendidikan yang tinggi potensi dapat digali. “Mau potensi pertanian, perikanan, maupun potensi lainnya, Pendidikan harus bisa diakses semua masyarakat, bila perlu gratis, apabila kita semua serius akan pengembangan potensi, maka Pendidikan yang harus dibangun ialah berbasis Potensi lokal, ungkapnya.

    Dede Supriyatna Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak memandang potensi Kecamatan Wanassalam memiliki dua potensi, yakni pertanian dan perikanan, kemudian ia menyampaikan bahwa Kecamatan Wannasalam harus mengembangkan Agropolitan dari prospek pertanian dan Minapolitan untuk perikanan, terutama dibutuhkannya Sarjana Pertanian untuk mengembangkan potensi ini. “Pemuda harus mau turun ke wilayah pertanian” katanya.

    Agus Aan Hermawan selaku akademisi muda yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setiabudhi Rangkasbitung dan Direktur Rumah Buku SAF " pemuda Wannasalam harus dapat mengangkat daerahnya, dengan kepercayaan diri akan potensi yang ada dan memanfaatkan teknologi untuk mengasah potensi diri, karena sekarang adalah era digital. Informasi mudah didapat dan mudah disebar” tutupnya.

    Kegiatan dialog publik ini ditutup Mahmud Hidayat selaku moderator menyampaikan terimakasih kepada elemen masyarakat wanasalam atas antusiasnya, saya bangga menjadi putra daerah wanasalam dengan kekayaan alam didalamnya.


    Wanasalam 25/09/2107


  •  

    STAI Pelita Bangsa Selenggarakan Seminar Ekonomi Islam

    Kategori │Seminar

    STAI Pelita Bangsa Selenggarakan Seminar Ekonomi Islam

    Siminar Lintas Negara
    Penguasa Karya-Minggu (27/08/17) STAI Pelita Bangsa Selenggarakan Seminar Ekonomi Islam dengan tema " Sejarah Perkembangan Ekonomi Islam Indonesia-Malaysia " Peserta seminar diikuti oleh seluruh mahasiswa STAI Pelita Bangsa.

    Seminar kali ini sangatlah meriah karena menghadirkan Narasumber yang sangat spektakuler, ahli dibidang keilmuan ekonomi islam,  Narasumber yang pertama 
    Anto Apriyanto, M. E. I, beliau sebagai dosen di Universitas Muhamadiyah Tanggerang ( UMT) dan Ketua Harian Komunitas Ekonomi Islam Indonesia (KONEKSI)

    Narasumber yang kedua didatangkan dari Negri Jiran Malaysia, Bayu Taufiq Possumah, P, hD beliau sebagai dosen senior dan peneliti di Universitas Malaysia Terengganu ( UMT).

    Seminar ini dibuka oleh ketua STAI Pelita Bangsa Ali Nurahmad, Bsc., Msc. Dalam sambutannya mengatakan " pengetahuan ekonomi islam harus selalu diberikan kepada generasi muda terutama kepada para akademisi dan para calon pejuang ekonomi islam seperti mahasiwa STAI pelita Bangsa dan saya merasa senang atas kedatangan narasumber yang dengan ikhlas memberikan ilmunya kepada kita semua" ungkapnya..

    Dalam materinya, Anto Apriyanto, M. E. I, menuturkan " bahwa Indonesia adalah Kiblat berkembangnya ekonomi islam, meskipun belum sempurna karena dalam implementasinya ekonomi Islam di Indonesia masih mengkomparasi dengan Malaysia, sebagai negara kesultanan yang mendukung sepenuhnya sistem ekonomi islam sehingga regulasi ekonomi islam di Malaysia sangat berkembang dengan baik.

    Senada dengan hal itu_Bayu Taufiq Possumah, P,hD. Narasumber dari dari Malaysia ini juga menyampaikan materinya '' bahwasanya ekonomi islam mampu dijadikan landasan untuk Indonesia mandiri dan sejahtera, 
    ekonomi islam harus menjadi pilar bagi pembangunan bangsa, 
    dengan kekayaan sumber daya alam melimpah ruah yang dimiliki” tuturnya.

    Seminar kali ini dipandu oleh moderator yang berwajah tampan juga ketua KSEI SerUm Pelita Bangsa yaitu sahabat Ismamudi, dalam sesi terakhir menyampaikan " Antusiasnya teman-teman yang luar biasa mengikuti seminar ini, membuat saya semangat untuk terus berkarya bersama ekonomi islam" ujarnya.. 

    Suport by :
    #BEM STAI Pb
    #KSEI SErum Pb
    #FosSei
    #EkonomRabbani

    Cikarang, 27-08-2017


  •